
Kuching, Sarawak – ASEAN International Film Festival & Awards (AIFFA) 2025 menggelar seremoni pembukanya dengan kemeriahan penuh bintang malam ini. Delegasi-delegasi dari seluruh negara ASEAN termasuk anggota teranyarnya, Timor Leste – menghadiri seremoni tersebut di Grand Margherita Hotel, landmark iconic Kuching, Sarawak.
Menjadi ajang reuni dan rekoneksi, seremoni pembuka ini juga menjadi ranah para peserta, tamu undangan dan ragam bintang delegasinya menjajaki kesempatan berkolaborasi dalam skup internasional. Di malam pembukaan salah satu festival film internasional bergengsi di Asia yang tahun ini menghadirkan dua festival guest – aktor Hong Kong legendaris Simon Yam dan sutradara kawakan Filipina Lav Diaz, AIFFA juga sekaligus mengumumkan deretan nominasi film dan tiap kategorinya, untuk merayakan talenta-talenta dan pencapaian terbaik di Sinema negara-negara Asia Tenggara.
Livan Tajang, Festival Director AIFFA dalam sambutannya mengatakan, “Tahun ini kami menerima jumlah rekor tertinggi submisi film yang mencapai jumlah keseluruhan lebih dari 200 submisi film. Ini membuktikan dedikasi dan minat besar terhadap karya-karya berkualitas dan penyampaian suara serta cerita lebih baik dan beragam lagi. ASEAN jelas merupakan titik temu budaya, cerita dan kreativitas para insannya. Kami mengharapkan lebih lagi submisi dari anggota terkini, di perhelatan AIFFA berikutnya”.
Ketua juri, sutradara veteran Malaysia U-Wei Haji Saari menekankan bahwa film-film submisi tahun ini menunjukkan perpaduan budaya Asia Tenggara yang sulit tertandingi dalam konteks sejarah, budaya, linguistik dan spektrum sosio-ekonomi para negaranya. “Kami bangga dan senang sekali menyaksikan film-film yang ada dan menjadikan penilaian ini selaku bahan belajar yang memperkaya pengetahuan kami. Eksplorasi akting, penyutradaraan, semua pencapaian mengagumkan ini adalah sebuah testimoni terhadap talenta-talenta filmmaking ASEAN”, tambahnya.
Para Dewan Juri AIFFA 2025 adalah:
• U-Wei Haji Saari (Ketua Juri-Malaysia)
• Herman Van Eykeni (Juri Internasional-Belgia)
• Mohanad Hayal (Juri Internasional-Irak)
• Nik Amir Mustapha (Juri ASEAN-Malaysia)
• Embie C Noer (Juri ASEAN-Indonesia)
AIFFA 2025 akan terus menandai serta menggarisbawahi kekuatan penuturan cerita, membina kolaborasi dan menjaga talenta-talenta berkembang di setiap negara ASEAN. Audiens, berikut juga filmmaker akan selalu diundang untuk masuk ke dalam pengalaman imersif dari selebrasi pencapaian sinematik sekaligus proses pembelajaran dan di atas semuanya, usaha-usaha pertukaran budaya. Hasil dari penjurian AIFFA akan diumumkan di Gala Night AIFFA yang digelar di Colosseum Ballroom, hotel Pullman, Kuching, 15 November 2025
Berikut adalah daftar lengkap nominasi AIFFA 2025
BEST SCREENPLAY
1. Abang Adik – Malaysia
2. The Gospel of the Beast – Philippines
3. Inside the Yellow Cocoon Shell – Vietnam
4. Tenement – Cambodia
5. Chi Dau – Vietnam
BEST FILM EDITING
1. King of Hawkers – Singapore
2. Inside the Yellow Cocoon Shell – Vietnam
3. Babah – Malaysia
4. Reversi – Malaysia
5. Tenement – Cambodia
BEST CINEMATOGRAPHY
1. Inside the Yellow Cocoon Shell – Vietnam
2. Some nights I feel like walking – Philippines
3. Tenement – Cambodia
4. Green Bones – Philippines
5. Mbutik – Indonesia
BEST SUPPORTING ACTRESS
1. Hong Dao “Chi Dau” – Vietnam
2. Sweet Qismina “Babah” – Malaysia
3. Imelda Budiman “Way Back Home” – Indonesia
4. Zulfa Maharani “Crocodile Tears” – Indonesia
5. Katrina Halili “AbeNida” – Philippines
BEST SUPPORTING ACTOR
1. Ronnie Lazaro “The Gospel of the Beast” – Philippines
2. Yoshihiko Hosoda “Tenement” – Cambodia
3. Khiva Iskak “Way Back Home” – Indonesia
4. Dennis Trillo “Green Bones” – Philippines
5. Mogan Chandra Dass “Simple Manusan” – Malaysia
BEST ACTRESS
1. Viet Huong “Chi Dau” – Vietnam
2. Sarina Mueller “Waiters” – Brunei
3. Thanet Thorn “Tenement” – Cambodia
4. Yunita Siregar “Home Sweet Loan” – Indonesia
5. Marissa Anita “Crocodile Tears” – Indonesia
BEST ACTOR
1. Wu Kang-Ren “Abang Adik” – Malaysia
2. Qi Razali “Babah” – Malaysia
3. Jansen Magpusao “The Gospel of the Beast” – Philippines
4. Le Phong Vu “Inside the Yellow Cocoon Shell” – Vietnam
5. Jomari Angeles “Some nights I feel like walking” – Philippines
BEST DIRECTOR
1. Pham Thien An “Inside the Yellow Cocoon Shell” – Vietnam
2. Petersen Vargas “Some nights I feel like walking” – Philippines
3. Jin Ong “Abang Adik” – Malaysia
4. Sheron Dayok “The Gospel of the Beast” – Philippines
5. Sokyou Chea & Inrasothythep Neth “Tenement” – Cambodia
6. Tumpal Tampubolon “Crocodile Tears” – Indonesia
7. Sabrina Rochelle Kalangie “Home Sweet Loan” – Indonesia
BEST FILM
1. Inside the Yellow Cocoon Shell – Vietnam
2. Some Nights I Feel Like Walking – Philippines
3. Abang Adik – Malaysia
4. The Gospel of the Beast – Philippines
5. Tenement – Cambodia
6. Crocodile Tears – Indonesia
7. Home Sweet Loan – Indonesia
